Kejarlah ilmu sampai ke negeri China, salah satu pepatah menyebutkan itu. Hi guys kenalan dulu ya, tak kenal maka ta’aruf. Nama saya Vikka, umur saya 19 tahun, masih muda kan ya? Tapi di umur saya yang masih bisa dibilang muda ini, saya ingi mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Sesuai dengan judul “Serunya Kuliah Sambil Bekerja di Maxima” saya akan menceritakan keseruan saya bekerja di Maxima.

Singkat cerita, saya mulai bekerja sejak 31 Oktober 2017 dan sekarang sudah kurang lebih tujuh bulan saya bekerja di Maxima. Pada saat itu umurku masih 18 tahun dan pada saat itu juga saya baru lulus SMK. Saya bersekolah di SMKN 1 Cipanas Cianjur jurusan Sayantansi. Saat itu saya pernah menjuarai olimpiade basket, meraih nilai akuntansi terbaik se-Cianjur yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia, mendapatkan rangking 2 di kelas dan juara 3 di sekolah.

Waktu saya masih SMK, saya sangat aktif sekali pada ekstrakulikuler, organisasi dan perlombaan – perlombaan. Sampai saya dijuluki si dispen karena saya sering izin belajar karna dispen. Saat itu saya mengikuti eskul basket, futsal, teater, pencak silat, OSIS, MPK dan pramuka. Saat itu saya juga sempat mengikuti marching band sebagai mayoret dan drum.

Setelah lulus Sekolah Menengah Kejuruanku, saya memutuskan untuk kerja sambil kuliah. Saya kuliah di Institut Pengembangan Wirausaha Indonesia, disingkat IPWI Jakarta, Jurusan Manajemen. Kuliah sambil bekerja ada serunya ada dilemanya. Serunya, kita bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa membiayai kuliah sendiri. Dilemanya disaat ada kerjaan yang banyak dan ada jadwal untuk kuliah, lebih memprioritaskan pekerjaan atau kuliah? Pengalaman seperti itu saya jadikan pembelajaran untuk lebih bisa memanajemen waktu.

Maxima menurutku perusahaan yang memprioritaskan kekeluargaan. Walaupun saya seorang perantau tapi saya ga ngerasa kesepian karena di sana sudah saya anggap sebagai keluarg saya sendiri. Maxima memberiku banyak pengetahuan, dari yang tidak bisa menjadi bisa.

Bukan itu saja, keseruan lainnya adalah dari rekan-rekan Maxima yang selalu memberi disaat saya mencari ilmu. Maxima memberi wawasan yang sangat banyak. Saya sangat senang sekali dengan kegiatan-kegiatan yang Maxima selenggarakan. Seperti misalnya kegiatan “Sharing Bersama Masmono”, saya sangat menyukai kegiatan tersebut karena saya mempunyai cita-cita ingin membuka lapangan pekerjaan dengan mempunya usaha kuliner yang sangat unik dan menarik.

Selain itu saya suka sekali dengan kegiatan “Coaching For Teacher”. Kegiatan tersebut mengajarkan bagaimana cara menjadi guru yang baik bahkan yang terbaik dan paling terbaik. Ada juga kegiatan yang diselenggarakan oleh Bazis dan Kawan Baik yaitu “Bersih-Bersih Musholla. Kegiatan tersebut mengajarkan saya bagaimana cara merawat tempat ibadah dengan baik, mengajarkan saya arti beramal dengan ikhlas, mengajarkan saya bahwa berbuat baik jangan ditunda-tunda.

Keseruan lainnya saat saya shooting untuk video. Saya sangat suka sekali dengan hal-hal seperti itu. Saat shooting tersebut banyak sekali canda gurau bersama rekan-rekan maxima. Saat itulah bonding team Maxima dan saya menjadi memorable.

Yap, jadi begitu keseharianku menjalani produktifitas bekerja sambil kuliah. Bisa dikatakan learning by doing, saya belajar di kampus dan mengaplikasikan teori di kantor tempat saya bekerja. Tidak mudah, tapi pasti ada hasil yang menjadi kepuasan tersendiri atas apa yang sudah didedikasikan. Entah itu kesuksesan atau kegagalan, namun kedua hal tersbut merupakan sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan, karena menurut saya sebelum mendapatkan kesuksesan pasti akan mengalami kegagalan sebelumnya.

Jika sudah demikian, cara menyikapinya yang harus lebih lapang, jangan biarkan kegagalan menyurutkan semangat dan begitu juga sebaliknya. Pastikan bahwa kita adalah orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sebuah kesuksesan dan sudah berada tepat di jalan menuju kesuksesan. Jaya selalu Maxima.