Sebenarnya ungkapan itu mungkin tak sepenuhnya tepat, karena dari jaman dulu pasti kakek nenek kita juga mengalami tekanan dalam beberapa hal. Hanya saja variasi tekanan hidup di jaman sekarang bisa dikatakan lebih banyak, dan kita bisa dengan mudah mengetahui pemberitaannya. Satu orang tertekan di hal ini, belum tentu tertekan di hal lain. Namun, banyaknya fasilitas dan tersedianya berbagai pilihan hidup di jaman sekarang dapat berkontribusi menambah variasi tekanan tersebut. 

Misalnya dulu kita hanya stress karena beberapa hal yang mendasar seperti masalah ekonomi, rumah tangga, atau pekerjaan. Yang tahu paling orang terdekat, bahkan kadang gak memberitahu dan tetiba masalah selesai.

Jaman sekarang kita stress karena SEMUA hal. Mulai dari mencari password yang hilang, skripsi yang tak kunjung usai, kena bully di media sosial oleh orang yang tidak kita kenal, dan segala rupa. Bertambahnya variasi ini dan juga jangkauan kita sebagai penonton sama publikasinya yang mungkin bikin kita berasumsi bahwa anak jaman sekarang ini gampang tertekan dan ditekan.

Oleh karena tidak ada satupun dari kita yang bebas dari tekanan, barangkali beberapa prinsip dasar ini mungkin bisa membantu jika suatu ketika kita menghadapi persoalan dalam hidup hingga membuat kita stress.

  • Kenali diri. Wujud stress bisa datang dari belahan masalah hidup mana saja, bahkan hal terkonyol sekalipun. Kita tak bisa lagi pakai paham linear bahwa stress hanya datang dari sesuatu yang “besar”, seperti urusan perut, urusan kerjaan atau urusan cinta. Walaupun itu semua berwujud rupa-rupa, tapi kita bisa mendeteksi lebih awal. Coba kenali lewat pola asuh, pengalaman keluarga dan pengalaman personal yang pernah kita lalui, rasanya bagian masalah hidup mana yang paling berarti atau paling sensitif buat kita. Sebagai contoh, ada orang yang karena perjalanan hidupnya ternyata tak terlalu matters untuk menerima/menjadi orang ketiga dalam perkawinan, tapi yang penting urusan ekonomi aman tentram. Ada orang yang tak masalah dengan hubungan jarak jauh, yang penting tetap merasa aman. Everyone has their own story. Jadi kitapun punya keunikan dan sensitivitas tersendiri dalam memandang berbagai situasi. Kemudian bagaimana kita dapat mengendalikan diri setelah mengenali situasi tersebut? Menjaga diri dari masalah tersebut agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri  dan orang lain, komunikasikan pada orang terdekat bahwa kita sensitif pada issue tersebut.

  • It’s okay to have problems, admit that you now have one. Kita sudah berupaya menjaga baik-baik apa saja hal-hal yang sensitif tapi kadang kita tak bisa lari pada saat tekanan datang di waktu tak terduga, dan mungkin lewat orang yang tak disangka. Setelah ini terjadi, hal pertama yang kita perlu kita aware adalah mengakui bahwa hidup ini tak selamanya ideal.. Shit happens! and now I have one. Beberapa artikel tentang self-help to overcome depression, selalu diawali dari kita yang bisa legowo menerima diri bahwa kita dalam masalah, dan kita butuh bantuan. Sejago apapun orang lain atau pihak luar untuk membantu, tidak akan mudah tanpa kerjasama yang baik antara hati (a.k.a gengsi) dan otak.. hehehe..

  • Harus lebih baik dari hari kemarin. Ini prinsip yang kudu jadi pegangan, terlepas dari pilihan-pilihan hidup apapun yang diambil. Saat dalam keadaan bermasalah, cobalah bertekad bahwa hidup hari ini harus lebih baik. Jika self-help sudah mentok nih, coba untuk memulai meminta bantuan orang lain. Kadang-kadang gengsi yang kita simpan sangat rumit untuk dipahami oleh diri kita sendiri sehingga membuat kita menunda untuk meminta bantuan dari orang lain, dan keadaan malah semakin parah. DO NOT CONSIDER TO END YOUR LIFE, karena itu sangat bertentangan dengan prinsip hidup harus lebih baik dari hari kemarin. Gimana hidup akan lebih baik, kalau kita udah gak hidup? 

Apapun masalahnya, mudah-mudahan menjadi momentum diri untuk memperbaiki hubungan kita sama Tuhan dan juga diri sendiri. Jadikan sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri dan semakin memantapkan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. 

Yet, it’s okay to get stressed one day. It’s not a sign of weakness, it’s a sign that you’ve been strong for too long. Just let me know, if you want somebody to listen.

“Cheer up when the night comes, because mornings always give you another chance”